MEET THE TEAMS

HEADHUNTERS

MEET THE TEAMS

PHOENIX ESPORTS

MEET THE TEAMS

TEAMNXL>

MEET THE TEAMS

U8 ESPORTS

MEET THE TEAMS

RESILIENCE ESPORTS

MEET THE TEAMS

BIGETRON ESPORTS

MEET THE TEAMS

DEVOTICORE

MEET THE TEAMS

SUPERAMOS

TOP

Ruben

NAMA

Ruben Sutanto

TIM

Headhunters

Ruben adalah top laner yang sangat agresif di lane. Selain gaya permainan agresif, permainan teleport Ruben juga sangat baik untuk membuat timnya unggul dari keadaan team fight yang bahkan tidak menguntungkan. Ruben juga memiliki imajinasi luar biasa dalam pemilihan champion dan item. Semua hal ini menjadikannya sebagai salah satu top laner terbaik di Indonesia dan sebagai salah satu yang terbaik, tentu saja ia tidak akan segan-segan untuk menghancurkan siapapun yang datang untuk menantangnya.

JUNGLE

Cruzher

NAMA

Bayu Putera Sentosa

TIM

Headhunters

Sang jendral yang telah menguasai setiap role di League of Legends dan tidak pernah absen dari season pertama LGS. Cruzher jenius dalam menyusun dan mengeksekusi berbagai macam strategi dan ia berhasil membuat Headhunters menjadi tim yang sangat sulit untuk ditaklukkan bahkan dari fase pick and ban.

MID

Petland

NAMA

Vő Huynh Quang Huy

TIM

Headhunters

Kemampuan mekanik yang sangat tinggi adalah kalimat yang pas untuk Petland. Bukan hanya mekanik, Petland juga mampu menghtung dengan sangat jeli damage yang bisa ia hasilkan, cooldown skill dan spell lawan sehingga ia sering unggul dalam 1 vs 1, lolos dari jebakan 1 vs 2 atau bahkan meng out-play lawannya.

ADC

Whynuts

NAMA

Ruly Sandra Sutanto

TIM

Headhunters

Sebagai ADC, Whynuts tidak menonjol di laning phase namun ia memiliki kemampuan untuk menjaga posisinya sebaik mungkin dan memberikan damage yang konsisten dalam team fight. Whynuts piawai untuk memanfaatkan situasi ketika lawannya terfokus pada teman - temannya dan ia masuk untuk menghabis lawannya satu per satu

SUPPORT

PorraBox

NAMA

Rasya Arga Wisista

TIM

Headhunters

Menjadi toplaner yang handal bagi Headhunters telah dilakukan oleh Porrabox dalam beberapa season terakhir. DI season yang baru ini, Porrabox dipercayakan untuk mengisi posisi support dan ini akan menjadi ajang pembuktian bahwa dirinya merupakan salah satu pemain berbakat di salah satu tim terbaik di LGS

SUB

Fong

NAMA

Juan Felix Adi Chandra

TIM

Headhunters

Fong sempat bermain bersama Superamos pada LGS Promotion menuju season Spring 2018. Berhasil membawa Superamos masuk ke LGS season ini, pemain asal Banjarmasin ini akhirnya bergabung dengan sang juara LGS di season Summer 2017 kemarin. Bagaimanakah langkah Fong dalam debutnya di LGS season ini untuk menghadapi lawan-lawan yang kuat dan tekanan kuat saat ia bermain bersama dengan para juara LGS?

TOP

Luffy

NAMA

Vandy Nugraha

TIM

Phoenix Esports

Di masa kejayaannya bersama J2G, Luffy adalah toplaner terbaik di Indonesia. Pemain yang pernah 3 kali berturut-turut menjuarai LGS ini memiliki champion pool yang fleksibel sehingga mampu menjadi carry ataupun tank sesuai dengan kebutuhan tim. Kemampuannya di lane, split push, maupun di dalam team fight sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Meskipun pemain-pemain baru terus berdatangan untuk merebut spotlightnya, ada alasan kenapa Luffy pernah dijuluki top laner terbaik dan masih menjadi salah satu yang terbaik sampai saat ini.

JUNGLE

Soapking

NAMA

Ericko Timotius Lim

TIM

Phoenix Esports

Selain berperan sebagai jungler, Soapking juga berperan sebagai shotcaller di dalam timnya. Soapking adalah player yang sangat agresif, bahkan ia terkenal dengan level 2 ganknya. Namun gaya agresif Soapking juga mempengaruhinya dalam mengambil keputusan. Lama vakum dari ajang kompetitif, mampukah ia menjadi jungler dan shotcaller yang lebih baik bagi timnya?

MID

Never

NAMA

Seungjoon Cha

TIM

Phoenix Esports

Never bukanlah wajah baru di LGS. Sempat vakum beberapa season, pemain asal Korea Selatan yang menempuh studinya di Indonesia ini sempat bermain bersama Soapking di ajang LOC kemarin sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung di dalam Phoenix Esports. Never adalah salah satu midlaner dengan mekanik yang luar biasa. Never cenderung memenangkan lane dan melakukan roaming ke bot ataupun top untuk mencari kill dan memberikan keunggulan bagi timnya di menit menit awal. Dominasi Never di lane akan menjadi sesuatu yang menarik untuk disimak pada LGS Spring 2018 ini.

ADC

BandotTV

NAMA

Ananda Rizky Fauzy

TIM

Phoenix Esports

Banyak hal yang dilalui oleh Dreamforest (sekarang bernama BandotTV) dalam karirnya sebagai pro-player di LGS. Kesibukannya sebagai PNS menjadi salah satu faktor yang harus membuatnya sering dirotasi di season lalu, sehingga ia masih belum menunjukkan kemampuan yang sebenarnya sebagai seorang AD Carry. Season yang baru ini pun akan menjadi awal yang baru pula bagi BandotTV di dalam rolenya, sebagai AD Carry bagi tim Phoenix Esports bersama sahabat karibnya Potato di bottom lane.

SUPPORT

Potato

NAMA

Gerry Arisena Parapat

TIM

Phoenix Esports

Posisi support bukanlah sesuatu yang baru bagi Potato meski beberapa musim terakhir ia bermain sebagai toplaner. Namun partner Potato di lane bukanlah orang asing baginya. Potato dan Dreamforest telah melewati 2 season bersama di LGS. Sinergi yang telah mereka bangun bersama ini akan menjadi modal penting bagi Potato untuk menjalani tanggung jawab barunya sebagai support.

SUB

Inspire

NAMA

Beumchan Lee

TIM

Phoenix Esports

Inspire adalah top laner muda dan berbakat yang berasal dari Korea Selatan. Inspire sangat menguasai champion fighter terutama Darius, bahkan dalam ajang kompetitif sangat sering lawan dari Inspire melakukan respect ban terhadap Darius dari Inspire. Gaya permainan Inspire ditambah dengan latar belakang Never yang sama-sama berasal dari Korea bisa menjadi rotasi strategi bagi PHX di season ini.

SUB

Santana

NAMA

Randy Haryanto Manik

TIM

Phoenix Esports

Seorang ADC senior yang memiliki banyak pengalaman. Bermain dengan baik di lane maupun di dalam team fight adalah keunggulan yang dimiliki Santana untuk membawa Phoenix Esports menjadi juara 2 di LGS musim sebelumnya. Sebagai player veteran, Santana akan menjadi tantangan besar bagi para pendatang baru di LGS Spring 2018 ini.

TOP

Square

NAMA

Surya Wana Bakti

TIM

TEAMnxl>

Square adalah salah satu pemain yang berkembang dengan konsisten dalam karirnya di LGS. Kemampuannya untuk trading di lane, permainan teleport dan champion pool yang dimiliki Square terus berkemang dan menjadikannya salah satu top player yang ada di LGS. Kembali lagi bermain dengan Gov dan Spy, kali ini ia akan menjadi salah satu tumpuan untuk menggapai mimpi yang belum bisa mereka wujudkan ketika mereka ada di JOY dua tahun silam.

JUNGLE

Oceans11

NAMA

Tobias Randy Varianto

TIM

TEAMnxl>

2017 bukanlah season terbaik Oceans11. Kesibukan kuliahnya, fokus terhadap skripsi dan juga pekerjaan yang telah ia jalani membuat fokus Oceans11 terhadap League tidak sebanyak dulu. Tapi Oceans11 tidak berhenti, ia tetap memutuskan untuk bertahan di LGS dan melanjutkan perjalanannya untuk menjadi salah satu jungler yang paling ditakuti di Summoner's Rift.

MID

Spy

NAMA

Arian Pratama

TIM

TEAMnxl>

Spy memiliki mekanik yang baik, modal yang bagus untuk menjadi midlaner yang handal. Namun pemahamannya tentang League secara keseluruhan jauh dari kecakapan mekanik yang dimilikinya, setidaknya itulah Spy dua tahun silam di tim JOY. Perjalanan Spy di LGS bersama Headhunters dan TEAMnxl> di beberapa season terakhir memberikannya bekal pemahaman yang dia butuhkan untuk menjadi salah satu midlaner terbaik di LGS. Dan kini, ia siap untuk menjawab sepenuhnya kepercayaan yang sama yang pernah diberikan oleh kawan - kawannya.

ADC

Andre

NAMA

Andre Culham

TIM

TEAMnxl>

Kecelakaan yang dialami oleh Imagination membuatnya tidak bisa tampil untuk membela TEAMnxl> di awal season. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Andre menjadi pilihan utama TEAMnxl>. Andre memiliki penampilan sangat baik ketika ia mengisi posisi ADC di season lalu. Gaya permainannya yang agresif dan kemampuan mekanik yang tinggi cocok dengan gaya bermain Gov di lane. Melihat gaya bermain yang agresif dan mekanik yang tinggi dari duo bot TEAMnxl> untuk menghadapi setiap lawan mereka, tentu akan menjadi suguhan menarik yang sayang untuk dilewatkan di LGS Spring 2018 ini.

SUPPORT

Gov

NAMA

Govher Tallulembang Madethen

TIM

TEAMnxl>

Salah satu pemain dengan bakat yang luar biasa yang pernah ada di Indonesia. Gov memiliki mekanik dan pemahaman yang baik akan League. Namun gejolak jiwa muda yang dimiliki Gov kadang menjadi pedang bermata dua dalam kemampuannya mengambil keputusan. Sama seperti Square dan Spy, perjalanan yang telah dilakukan oleh Gov di beberapa tim yang telah ia singgahi dalam dua tahun terakhir di LGS akan memberikan dirinya kecakapan yang ia butuhkan untuk memandu teman - temannya memperoleh kemenangan di season Spring 2018 ini

SUB

Imagination

NAMA

Diaz Abdul Razak

TIM

TEAMnxl>

Menjadi satu satunya junior di dalam sebuah tim sedikit banyak mempengaruhi permainan seorang Imagination. Sekalipun ia pernah ada di puncak Challenger server Indonesia, namun bermain di LGS memiliki dimensi dan tingkat kesulitan yang berbeda. Dua season terakhir yang dijalani Imagination adalah modal untuk membentuk dirinya, memupuk kepercayaan dirinya, pemahamannya akan League dan tampil sebagai salah satu 'carry' yang akan membawa TEAMnxl> menuju puncak LGS di season Spring 2018 ini.

TOP

IcaAu

NAMA

Ghazi Anwar

TIM

U8 Esports

Pemain debutan yang akhirnya bisa mewujudkan mimpinya untuk masuk ke LGS di season ini. Meninggalkan kampung halamannya yang terletak di Pekanbaru, apakah Ica Au akan mampu menantang mereka yang telah berdiri di puncak LGS untuk waktu yang cukup lama dan membuktikan bahwa ia pun layak untuk disebut sebagai salah satu top laner terkuat di LGS season ini?

JUNGLE

Control

NAMA

Steven Verdianta

TIM

U8 Esports

Salah satu player yang kembali ke LGS di season ini. Vakum dari LGS tidak membuat Control berhenti dari ajang kompetitif. Ia telah dua kali mewakili Indonsesia di ajang internasional tingkat pelajar pada tahun 2016 dan 2017. Dengan pengalaman yang telah ia miliki, tentunya Control akan siap untuk menjadi penantang yang harus diwaspadai oleh nama-nama besar di season Spring 2018 ini.

MID

Eric

NAMA

Eric Jonsen

TIM

U8 Esports

Kembalinya Eric ke U8 benar benar sebuah momentum yang luar biasa tepat, karena saat ini, U8 kehilangan beberapa pilar mereka. Eric atau yang dulu dikenal dengan nama Aurevoir adalah salah satu orang yang membawa team ini (dulu bernama Zero Latitude) masuk ke LGS dari jalur promotion di tahun 2015. Sekalipun setelah Zero Latitude masuk ke LGS mereka menarik Pokka dan membuat Auervoir menjadi cadangan, jalinan hubungan Aurevoir dengan tim ini tidak pernah berhenti. Sekarang ketika U8 sedang dilanda krisis pemain, Eric kembali kepada tim yang pernah ia perjuangkan bersama dengan ZhenL dan Kaixa dan kembali melanjutkan perjalanan mereka untuk mencapai puncak di LGS Spring 2018.

ADC

ZhenL

NAMA

Eka Yanuar Widjaya

TIM

U8 Esports

ZhenL adalah salah satu dari dua orang yang tersisa di U8 pada season Spring 2018 ini. Ikatan ZhenL bersama U8 sendiri telah terjalin lama, bahkan ketika nama tim ini masih bernama Zero Latitude di LGS Season 5 pada akhir tahun 2015. Dalam 3 tahun perjalanan ZhenL di LGS bersama team ini, banyak hal yang telah mereka lalui bersama. Sekalipun kehilangan beberapa pilarnya U8 selalu bisa bertahan dan bersama ZhenL, U8 selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik di LGS.

SUPPORT

Kaixa

NAMA

Wirmansyah Mustafa

TIM

U8 Esports

Kaixa adalah orang kedua yang tetap bertahan di U8 setelah beberapa pemain U8 memutuskan untuk berlabuh di tempat yang baru di season ini. Sama seperti ZhenL, perjalanan Kaixa bersama U8 telah ia jalani dari tahun 2015. Rintangan baru akan ia hadapi di season Spirng 2018 ini, termasuk menghadapi mantan rekan-rekan timnya di season lalu. Perjalanan Kaixa, ZhenL dan Eric yang kembali di season ini untuk menghadapi setiap tantangan di LGS Spring 2018 akan menjadi satu hal yang spesial untuk diikuti.

TOP

Prey

NAMA

Muhammad Rivan Rayhan

TIM

Resilience Esports

LGS Spring 2018 bukanlah LGS pertama yang pernah dijalni oleh Prey. Di tahun 2015 Prey menjadi top laner bagi Project Syndicate. Sekalipun Prey tidak lagi melanjutkan perjalanannya di LGS, ia tetap bermain League dan pada tahun 2017 ia mewakili Indonesia di ajang internasional tingkat pelajar bersama dengan Wolfy, rekan satu timnya di season ini. Kembali ke LGS dengan pengalaman yang telah ia miliki, Prey siap menantang siapapun yang berdiri di jalannya untuk membawa Resilience menuju puncak LGS Spring 2018.

JUNGLE

Gw123

NAMA

Stefanus

TIM

Resilience Esports

Kesempatan yang akhirnya didapatkan oleh Gw123 untuk masuk LGS akhirnya ia peroleh di season Spring 2018 ini. Gw123 pernah bermain bersama tim Maranatha dalam ajang kompetisi tingkat pelajar di tahun 2016 dan berhasil menjadi peringkat ke-2 di event itu. Ia kalah oleh tim Wolfy dkk di final, namun kekalahan itulah yang akhirnya mempertemukan ia dengan Wolfy dan tentu saja membuka kesempatannya untuk tampil di LGS di season ini bersama dengan Resilience Esports. Ini adalah awal dari perjalanan panjang Gw123, perjalanan untuk menantang mereka yang telah lama menjadi yang terbaik di ajang kompetitif tertinggi di Indonesia.

MID

Babylife

NAMA

Ashton Lim Si Siang

TIM

Resilience Esports

Salah satu poin unik dari Resilience Esports adalah mereka memiliki midlaner muda berbakat dari Singapore yaitu Babylife. Perbedaan negara dan bahasa tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Resiliece Esports dan juga Babylife untuk menemukan sinergi dalam mencapai kemenangan dalam setiap game yang mereka jalani. Namun semangat besar yang dimiliki oleh tim debutan ini sepertinya akan mengalahkan perbedaan bahasa, negara, atau bahkan pengalaman dari mereka yang veteran dan telah lama bertahan di LGS.

ADC

WhiteWing

NAMA

Christopher

TIM

Resilience Esports

Pemain veteran yang telah lama meninggalkan scene LGS dan kembali lagi di season ini setelah sekian lama tidak bermain di LGS. WhiteWing adalah ADC yang super agresif, ia gemar melakukan trading damage yang berbahaya dengan lawannya. Kekuatan karakter WhiteWing yang super agresif ini akan menjadi warna baru, entah itu akan membuat lawannya hanya mampu memeluk tower atau mungkin menjadi senjata yang berbalik untuk mengalahkan dirinya sendiri. Apapun jawabannya, kita akan temukan di dalam LGS Spring 2018 ini

SUPPORT

Wolfy

NAMA

Florian George Bagas

TIM

Resilience Esports

Wolfy pernah bermain bersama Madrigals di season pertama LGS dan bersama Mahameru di season kelima LGS. Tidak bermain di LGS, Wolfy tetap aktif dalam scene kompetitif League of Legends, ia telah dua kali mewakili Indonesia dalam turnamen tingkat pelajar dan mahasiswa. Berbekal pengalaman-pengalaman tersebut, Wolfy siap menghadapi siapapun yang menghadang langkah Resilience Esports menuju puncak di LGS Spring 2018 ini.

SUB

Kai

NAMA

Kai Firmandu

TIM

Resilience Esports

Pemain debutan yang konon katanya mampu mengisi semua role yang ada di Summoner's Rift dengan baik. Kehadiran Kai sebagai tambahan tenaga bagi Resilience Esports tentu akan menjadi senjata unik yang hanya dimiliki tim penantang di LGS Spring 2018 ini.

SUB

Sniper

NAMA

Clement Cheang Zhe Wei

TIM

Resilience Esports

Selain berperan sebagai sub, Sniper juga berperan sebagai coach bagi tim Resilience Esports. Pengalaman Sniper dalam urusan coaching telah ia jalani ketika ia menjadi coach dari tim Babylife dalam ajang kompetisi tingkat pelajar di Singapore. Kemampuannya untuk membina tim dan memberikan arahan serta masukan untuk mempelajari kelemahan dan kekuatan tim sendiri dan juga tim lawan, tentunya akan menjadi modal kuat bagi Resilience Esports untuk memenuhi target mereka di season pertama tim debutan ini.

TOP

Minky

NAMA

Do Duc Minh

TIM

Bigetron Esports

Penampilan Minky pada event LOC pada akhir tahun 2017 kemarin sangatlah luar biasa. Toplaner asal Vietnam ini mampu menjadi carry yang menakutkan di top lane dan menjadi ancaman serius bagi lawannya. Memulai debut perdananya di musim kompetitif LGS, Minky akan menjadi tantangan baru yang harus diwaspadai oleh para top laner yang ada di LGS Spring 2018 ini.

JUNGLE

Tulsa

NAMA

Reza Tri Putra

TIM

Bigetron Esports

Banyak wajah-wajah baru yang menghiasi LGS Spring 2018 ini, dan Tulsa adalah satu diantaranya. Ia sebelumnya membela Kaliantusa di LGS Promotion season Spring 2018. Sekalipun Kaliantusa gagal masuk ke LGS Spring 2018, kesempatan Tulsa untuk tampil di LGS kini bisa terwujud setelah ia direkrut oleh Bigetron Esports. Dan sekarang, Tulsa akan memulai perjalanannya untuk menantang para pemain kuat yang ada di LGS.

MID

Radians

NAMA

Adi Riansyah

TIM

Bigetron Esports

Radians merupakan salah satu pilar U8 di season kemarin menuju ke 4 besar dan ia memiliki performa yang baik sebagai seorang midlaner. Namun memiliki performa baik saja sepertinya tidak akan cukup bagi Radians jika ia ingin membawa Bigetron melebihi pencapaiannya di LGS season lalu. Memperdalam pemahamannya akan League dan mengasah mekaniknya untuk lebih tajam lagi akan menjadi tantangan baru bagi pemain asal Bekasi ini bersama dengan Bigetron Esports di LGS Spring 2018.

ADC

Ziko

NAMA

Ziko Ramadhan

TIM

Bigetron Esports

Ziko adalah pemain dengan kemampuan mekanik yang tinggi dan telah berkiprah selama beberapa season terakhir di LGS. Refleksnya yang cepat dan kemampuannya untuk membaca situasi dan mengambil keputusan secara instan mampu membuatnya unggul dalam duel sebagai seorang ADC. Hal ini akan menjadi modal kuat bagi Bigetron Esports untuk membawa mereka menuju puncak tertinggi di LGS Spring 2018 ini.

SUPPORT

Spade

NAMA

Frederick Tan

TIM

Bigetron Esports

Sama seperti Tulsa, Spade adalah wajah baru yang hadir di LGS Spring 2018 ini. Dan bukan hanya itu saja, Spade juga membela Kaliantusa di LGS Promotion season Spring 2018 lalu. Debut Spade di LGS bisa terbilang unik, karena role yang biasa dimainkan oleh Spade adalah midlaner, namun bersama Bigetron Esports, ia dipercayakan untuk mengisi role support. Role barunya akan menjadi tantangan yang harus ia atasi dengan cepat, karena tantangan yang sebenarnya bagi Spade adalah menghadapi tim tim terkuat di liga tertinggi di Indonesia.

SUB

Starlest

NAMA

Edwin Chia

TIM

Bigetron Esports

Starlest adalah pemilik Bigetron dan ia pun pernah menjadi jungler dari tim Bigetron Esports di season lalu. Karena kesibukan yang harus ia jalani, Starlest sempat memutuskan untuk mundur dari kancah kompetitif sambil memonitor perkembangan timnya dari balik layar. Starlest sendiri adalah salah satu jungler yang sangat baik dan mampu menjadi faktor kemenangan bagi timnya ketika ia masih aktif menjadi seorang pro-player. Kembalinya Starlest ke LGS tentu akan menjadi ancaman bagi setiap lawan Bigetron di LGS Spring 2018 ini.

TOP

StormRage

NAMA

Erricson

TIM

Devoticore

Player yang dikenal dengan nama KonekoChan di season Summer 2017 kemarin. Setelah Kaliantusa gagal untuk masuk ke LGS Spring 2018, KonekoChan berganti nama menjadi StormRage dan memutuskan untuk bergabung bersama dengan Devoticore. Devoticore memulai perjalanan mereka pada event LOC kemarin dan mereka berhasil menuju ke final. Harus mengakui kekuatan Headhunters di final, Devoticore mendapatkan banyak pelajaran berharga dan tentu saja hal ini melengkapi transformasi StormRage untuk menjadi sosok yang baru dan lebih baik di LGS Spring 2018, sesuai dengan moto tim mereka.

JUNGLE

MansSama

NAMA

Ade Firmansyah

TIM

Devoticore

LGS Spring 2018 merupakan debut LGS bagi Mans Sama. Season baru, rune baru, meta baru, tentu saja menarik sekali jika Devoticore mempercayakan pemain debutan ini menjadi starter tim mengingat Devoticore memiliki Ownss, jungle dengan segudang pengalaman dan kemampuan yang sudah tidak perlu diragukan lagi. Seperti apakah sepak terjang Mans Sama dalam debutnya di LGS di season Spring 2018 ini?

MID

Dreams

NAMA

Rachmad Wahyudi

TIM

Devoticore

Dreams adalah salah satu pemain muda berbakat yang ada di Indonesia. Midlaner yang bermain bersama tim Kamikaze di season lalu memiliki kemampuan mekanik yang sangat baik namun masih banyak yang harus dipelajari oleh Dreams muda untuk bisa menjadi yang terbaik di LGS. Semoga saja perjalanannya dengan Devoticore di season ini bisa menjadi pembelajaran yang akan membekalinya untuk mengembangkan bakatnya menjadi salah satu player League terbaik di Indonesia.

ADC

Bravo

NAMA

Akbar Tubagus Wira Nirda

TIM

Devoticore

Talenta muda dan berbakat selain Dreams yang dimiliki Devoticore. Bisa dibilang Bravo memiliki paket komplit sebagai ADC di usianya yang muda; laning yang bagus, CS yang baik, trading yang baik, penempatan posisi dan penggunaan spell yang tepat ketika fight berlangsung. Yang dibutuhkan oleh Bravo adalah pengalaman kompetitif yang lebih banyak untuk mengasah kemampuanya di setiap area yang ia telah kuasai dan mungkin saja suatu hari nanti ia mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh legenda ADC Indonesia, Chupper.

SUPPORT

Madamatsu

NAMA

Yodhi Fherdial

TIM

Devoticore

Madamatsu mengawali karirnya di LGS sebagai ADC tim JOY bersama dengan Gov dan kawan-kawan dua tahun lalu. Bermain sebagai ADC, ia memiliki pemahaman tentang apa yang diperlukan seorang ADC dari seorang support. Satu season yang dilalui bersama Madamatsu dengan GNF Esports memberinya kesempatan untuk memperdalam role support dan hal ini menjadikan botlane dari Devoticore menjadi botlane yang kuat di LGS Spring 2018.

SUB

Ownss

NAMA

Yasir Yasyfa

TIM

Devoticore

Jungler asal Makassar yang handal menggunakan champion tipe tank maupun fighter. Ownss memiliki timing gank yang baik sehingga bisa memberikan pressure yang kuat di awal game. Tanpa warding yang memadai, kehilangan flash atau bahkan nyawa adalah sesuatu yang harus dibayar ketika menghadapi Ownss. Musim ini ia akan berbagi waktu bermain dengan pemain baru Mans Sama, tapi ini mungkin hanyalah sebuah strategi unik Devoticore dalam memperluas gameplay mereka.

TOP

Aldo

NAMA

Fabianus Aldo Rosario

TIM

Superamos

Di LGS Promotion season Spring 2018 lalu, Aldo bermain bersama dengan tim GNF Esports dengan nick Noxus Hand. Berhasil membawa GNF Esports masuk di season Spring 2018 (yang sekarang menjadi Devoticore), Aldo memilih untuk bergabung dengan Superamos dan siap memperlihatkan kemampuan yang belum ia sempat tunjukkan sebelumnya, meskipun ia harus berusaha keras bersanding dengan toplaner-toplaner handal Indonesia lainnya.

JUNGLE

Senarius

NAMA

Ghazy Ayyasy

TIM

Superamos

Senarius adalah satu-satunya orang yang bertahan dari roster awal Superamos ketika mereka masuk di LGS pada season Summer 2017 lalu. Meskipun belum memperoleh satu pun kemenangan dalam series yang mereka jalani, tekad pemain asal Solo ini untuk menaklukkan tantangan yang ada di LGS tidak padam. Mulai membangun kembali Superamos dari nol, Senarius bersama Superamos akhirnya berhasil kembali masuk ke LGS di season Spring 2018 ini. Dengan squad baru yang mereka miliki, Superamos memiliki satu tujuan: menaklukan tantangan apapun yang mereka hadapi di LGS season ini.

MID

Venus

NAMA

Stefanus Budiman

TIM

Superamos

Pengalaman Venus di LGS bukanlah satu hal yang menyenangkan. Perjalanannya harus terhenti di tengah season karena kendala yang ia hadapi. Namun pengalaman pahit bukanlah penghalang bagi tekad Venus untuk bermain di LGS. Ia memulai segalanya dari awal lagi sampai akhirnya kesempatan mempertemukannya dengan Senarius di LGS Promotion season Spring 2018 lalu. Bersama dengan Superamos, keinginan Venus untuk kembali ke LGS akhirnya terwujud. Dan kali ini, Venus akan membuktikan bahwa ia telah menjadi sosok yang jauh lebih baik dari dirinya di season lalu. Ia siap untuk mengalahkan siapapun yang menjadi penghalang bagi Superamos untuk menuju puncak di LGS Spring 2018 ini.

ADC

Airliur

NAMA

Peter Tjahjadi

TIM

Superamos

Airliur bukanlah nama baru di LGS - bersama Porrabox, ADC asal Bandung ini pernah menjalani laga-laga keras di LGS 2 tahun yang lalu. Pengalaman yang dimiliki Airliur akan melengkapi tekad teman - temannya yang ingin memperoleh kemenangan ketika mereka menantang tim - tim terkuat di LGS Spring 2018 ini.

SUPPORT

NatasyaGouw

NAMA

Charles

TIM

Superamos

Satu-satunya pemain dari Pontianak di LGS Spring 2018, Charles yang dulu dikenal dengan nick Milly ini sangat handal memainkan support agresif seperti Thresh. Bergabung dengan pemain-pemain berbakat lainnya, Charles tidak hanya ingin membawa nama region Pontianak dalam permainannya, namun juga memperlihatkan play-play gemilang yang pernah memberikannya spotlight di LGS.

SUB

Kaiwen

NAMA

David

TIM

Superamos

Perjalanan Kaiwen bersama Superamos berawal dari LGS Promotion season Spring 2018 kemarin. Berasal dari Tim Random, Kaiwen bersama Venus dan juga Fong (yang sekarang bermain di Headhunters) berhasil membawa Superamos untuk kembali masuk ke LGS di season Spring 2018 setelah berhasil mengalahkan Mirage Gaming di LGS Promotion. Mimpi untuk masuk ke LGS telah menjadi kenyataan, namun perjalanan mereka masih panjang di LGS ini dan tentu saja Kaiwen harus siap menghadapi tantangan apapun, kapanpun Superamos membutuhkan kehadirannya di Summoner's Rift.

SEMUA TIM

PILIH TIM

TIM BERIKUTNYA

TIM BERIKUTNYA

TIM BERIKUTNYA

TIM BERIKUTNYA

TIM BERIKUTNYA

TIM BERIKUTNYA

TIM BERIKUTNYA

TIM BERIKUTNYA