Games

E-Sport

Competitive Ruling: Fakefriend

Pemberian sanksi terhadap Malik “FakeFriend” Abdul

 

TL;DR

Pihak LOL Esports Indonesia memberikan sanksi kepada pemain tim Headhunters, Malik “FakeFriend” Abdul dengan larangan mengikuti segala aktivitas yang diselenggarakan oleh League of Legends Indonesia selama 20 bulan terhitung sejak 11 September 2018. Larangan ini mengacu kepada Global Penalty Index karena saudara Malik terbukti melanggar 2 pasal.

 

Konteks

Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya, saudara Malik telah melakukan percobaan transaksi penjualan akun kompetisi LGS yang dipinjamkan selama yang bersangkutan berpartisipasi di turnamen LGS. 

Pihak LOL Esports Indonesia menghubungi tim Headhunters untuk memberikan klarifikasi mengenai hal ini. Investigasi ini berujung kepada Malik yang terbukti telah melakukan sejumlah pencurian properti milik anggota tim Headhunters dan berusaha menjual barang-barang tersebut serta akun kompetisi LGS lewat sebuah forum jual beli.

Berdasarkan Global Penalty Index, FakeFriend telah melanggar 2 peraturan berikut:

1. Ongoing Misconduct (Maximum suspension time: 10 competitive months)

2. Production of Botted Accounts For Sale OR Sale of Any Accounts to a Severe Degree (Maximum suspension time: 10 competitive months)

Berdasarkan kesimpulan itu, pihak LOL Esports Indonesia dengan ini memutuskan untuk menjatuhkan sanksi terhadap Malik “FakeFriend” Abdul. 

 

Detil Hukuman

Pemberian sanksi terhadap Malik “FakeFriend” Abdul dengan larangan mengikuti segala aktivitas yang diselenggarakan oleh League of Legends Indonesia (online/offline) hingga 20 bulan kompetitif sejak 11 September 2018 - 21 Februari 2020.